Bisnis.com, JAKARTA — MediaTek telah menjalin kerja sama dengan Starlink untuk menyediakan layanan pesan peringatan darurat melalui komunikasi satelit. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan akses informasi penting bagi pengguna ponsel di berbagai belahan dunia, terutama dalam situasi darurat.
Dengan teknologi ini, pengguna perangkat seluler dapat menerima notifikasi dari berbagai sistem peringatan, termasuk Commercial Mobile Alert System (CMAS), Wireless Emergency Alerts (WEA), serta Earthquake and Tsunami Warning System (ETWS). Ini sangat relevan terutama saat bencana alam atau situasi yang dapat membahayakan nyawa terjadi.
“Kami memadukan kekuatan teknologi satelit kami dengan jaringan satelit Starlink untuk memberikan akses yang lebih luas terhadap peringatan darurat, yang sangat penting untuk keselamatan jiwa dalam keadaan kritis,” ungkap JC Hsu, Corporate Senior VP dan General Manager of the Wireless Communication Business Unit MediaTek, seperti yang dilaporkan oleh Bisnis pada Jumat (6/3/2026).
Inovasi di Mobile World Congress 2026
Pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2026, MediaTek memperkenalkan layanan Starlink Mobile yang dioperasikan melalui modem MediaTek M90. Modem ini diakui sebagai modem 5G pertama di dunia yang dilengkapi dengan teknologi satelit bawaan.
Teknologi ini memanfaatkan fitur Direct to Cell dengan spektrum S-Band, memungkinkan perangkat seluler untuk menerima informasi kedaruratan secara cepat bahkan di area yang tidak terjangkau oleh jaringan seluler konvensional.
Implementasi Awal dan Statistik Pengguna
Kolaborasi ini awalnya diterapkan pada layanan WEA di negara-negara seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang. Selama masa darurat, lebih dari 4,4 juta pengguna telah terhubung dengan layanan Starlink Mobile untuk menerima peringatan penting terkait keselamatan.
“Solusi kami ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan cakupan seluler yang sering kali muncul pada saat bencana alam dan keadaan darurat lainnya. Ini merupakan langkah signifikan menuju penerapan komersial teknologi NR-NTN yang terstandarisasi,” jelas JC Hsu.
Teknologi Terkini MediaTek
Di MWC 2026, MediaTek juga memamerkan berbagai inovasi teknologi, termasuk dalam bidang komunikasi 6G, perangkat 5G-Advanced CPE dengan Wi-Fi 8, teknologi edge AI untuk smartphone dan IoT, konektivitas otomotif, serta teknologi pusat data generasi berikutnya.
Dengan tema AI For Life: From Edge to Cloud, para eksekutif MediaTek berdiskusi bersama mitra-mitra strategisnya mengenai upaya kolaboratif untuk memajukan visi MediaTek, terutama dalam bidang mobile, otomotif, dan AI.
Kesimpulan: Relevansi untuk Indonesia
Kerjasama antara MediaTek dan Starlink ini membawa angin segar bagi perkembangan teknologi komunikasi di Indonesia. Dengan potensi bencana alam yang tinggi, layanan peringatan darurat melalui satelit dapat menyelamatkan banyak nyawa. Hal ini menjadi penting, mengingat Indonesia terletak di wilayah rawan bencana. Inisiatif ini diharapkan dapat diterapkan di tanah air, memberikan akses informasi yang lebih baik dan cepat kepada masyarakat dalam situasi kritis.
