Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan tren koreksi pada perdagangan hari ini, Selasa (21/4/2026), dengan target penurunan antara 7.245 dan 7.527. Penutupan IHSG sebelumnya yang berada di zona merah semakin mengindikasikan potensi tersebut. Meskipun demikian, beberapa saham seperti MBMA, PTBA, TAPG, dan VKTR masih menjadi perhatian para analis.
Menurut laporan dari tim analis MNC Sekuritas, IHSG mengalami penurunan sebesar 0,52% dan ditutup pada angka 7.594 dalam perdagangan hari Senin (20/4/2026). Penurunan tersebut disebabkan oleh tekanan jual yang masih mendominasi pasar. Saat ini, IHSG diperkirakan berada pada tahap akhir wave [iv] pada label hitam, atau alternatifnya berada di akhir wave [a] dari wave B pada label merah.
“Kondisi ini menunjukkan adanya kemungkinan bagi IHSG untuk melanjutkan koreksi, dengan area pergerakan terdekat yang diperkirakan akan menguji level 7.245 hingga 7.527, sekaligus menutup beberapa area gap yang terbuka,” ungkap tim analis MNC Sekuritas dalam riset harian mereka.
Level Support dan Resistance IHSG
Untuk perdagangan hari ini, level support IHSG diperkirakan berada di angka 7.488 dan 7.351, sedangkan level resistance berada dalam kisaran 7.700 hingga 7.861. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku pasar perlu lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.
Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas
MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi menguntungkan meskipun IHSG mengalami penurunan. Berikut adalah detail mengenai saham-saham tersebut:
- MBMA – Buy on Weakness
Saham MBMA mengalami penurunan 3,31% menjadi 730 dan mengalami tekanan jual, namun masih tertahan pada level moving average (MA) 20. Diperkirakan posisi MBMA saat ini berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [c] dari wave B.
Buy on Weakness: 675–720
Target Price: 795, 865
Stoploss: below 640 - PTBA – Buy on Weakness
Saham PTBA juga mengalami penurunan sebesar 1,03% menjadi 2.870 dengan tekanan jual yang menyertai. Saat ini, posisi PTBA diperkirakan berada pada bagian dari wave [c] dari wave 4.
Buy on Weakness: 2.720–2.840
Target Price: 3.120, 3.240
Stoploss: below 2.660 - TAPG – Buy on Weakness
Saham TAPG menguat 4,41% menjadi 1.895 dengan peningkatan volume pembelian. Diperkirakan posisi TAPG saat ini berada pada bagian dari wave (c) dari wave [v] dari wave C.
Buy on Weakness: 1.845–1.880
Target Price: 1.945, 2.050
Stoploss: below 1.830 - VKTR – Spec Buy
Saham VKTR mengalami penurunan 2,04% menjadi 960 dan masih didominasi oleh tekanan jual yang meningkat. Saat ini, posisi VKTR diperkirakan berada pada bagian dari wave (a) dari wave [iv].
Spec Buy: 915–955
Target Price: 1.005, 1.025
Stoploss: below 905
Konteks dan Kesimpulan
Dalam konteks pasar saham Indonesia, potensi koreksi IHSG memberikan sinyal bagi investor untuk lebih cermat dalam mengambil keputusan investasi. Selalu penting untuk memperhatikan analisis teknikal dan rekomendasi saham dari analis sebelum melakukan transaksi. Dengan memahami pergerakan pasar, investor dapat meminimalkan risiko dan memaksimalkan potensi keuntungan.
Keputusan untuk membeli atau menjual saham sepenuhnya ada di tangan masing-masing investor. Pasar saham memiliki risiko yang dapat menyebabkan kerugian, dan oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk melakukan riset yang mendalam.
