AUM Reksa Dana Syariah Sucorinvest Capai Rp16,96 T hingga Februari 2026

Jakarta – Sucorinvest Asset Management mencatatkan kemajuan signifikan dalam dana kelolaan (AUM) produk reksa dana syariah yang mencapai Rp16,96 triliun per Februari 2026. Kenaikan ini terjadi di tengah bulan Ramadan, yang biasanya menjadi periode peningkatan alokasi tunjangan hari raya (THR) masyarakat ke instrumen investasi.

Menurut Lolita Liliana, Kepala Spesialis Investasi & Pengembangan Produk di Sucorinvest Asset Management, sekitar 35% dari total AUM reksa dana mereka merupakan produk syariah. “Kami melihat tren ini sebagai potensi yang dapat meningkatkan alokasi THR masyarakat untuk investasi,” ujarnya dalam konferensi pers pada tanggal 10 Maret 2026.

Kenaikan AUM yang Moderat

Meski mengalami kenaikan, Lolita menegaskan bahwa pertumbuhan ini masih tergolong moderat. Aktivitas investasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik makroekonomi, dinamika geopolitik global, maupun tingkat literasi keuangan masyarakat yang terus berkembang.

“Selama tiga tahun terakhir, kami mencatat adanya tren kenaikan dalam dana kelolaan syariah selama Ramadan. Namun, peningkatan ini bisa dianggap moderat karena masyarakat dapat berinvestasi kapan saja dan keputusan tersebut sangat dipengaruhi oleh banyak faktor lainnya,” tambahnya.

Data Dana Kelolaan Syariah di Indonesia

Merujuk pada data dari Infovesta Utama, nilai total dana kelolaan reksa dana syariah dalam mata uang rupiah per Februari 2026 mencapai Rp739,85 triliun, meningkat 75% dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai Rp422,63 triliun. Sementara, dalam bentuk mata uang dolar AS, AUM reksa dana syariah tercatat sebesar US$913,5 juta, naik 17,98% dari tahun sebelumnya yang sebesar US$774,28 juta.

Perilaku Investor Selama Ramadan

Sucorinvest Asset Management juga mengamati perilaku investor selama bulan Ramadan. Mereka mencatat bahwa para investor tidak selalu melakukan perpindahan portofolio dengan cepat setelah bulan Ramadan berakhir. Sebaliknya, investor cenderung mempertimbangkan tujuan investasi, profil risiko, dan jangka waktu investasi sebelum melakukan perubahan dalam portofolio mereka.

Strategi Pengelolaan Produk Syariah

Dalam pengelolaan produk reksa dana syariah, Sucorinvest menerapkan strategi yang fleksibel sesuai dengan kebutuhan investor, dari profil risiko konservatif hingga agresif. Perusahaan ini menawarkan berbagai produk syariah dengan pendekatan manajemen aktif, baik dalam instrumen pendapatan tetap berbasis sukuk maupun saham syariah.

Untuk produk yang berfokus pada efek syariah berpendapatan tetap seperti sukuk, strategi yang diaplikasikan mencakup pengelolaan durasi investasi pada reksa dana pasar uang syariah, reksa dana pendapatan tetap syariah, dan reksa dana campuran syariah. Sementara itu, untuk instrumen saham syariah, strategi aktif dilakukan melalui pengaturan alokasi sektor serta analisis fundamental untuk mencari potensi pertumbuhan yang optimal.

Kinerja Positif Produk Reksa Dana Syariah

Sucorinvest memiliki sejumlah produk reksa dana syariah yang menunjukkan kinerja positif dalam satu tahun terakhir. Di antaranya adalah Sucorinvest Sharia Sukuk Fund Kelas A dengan return sekitar 6,98%, Sucorinvest Sharia Balanced Fund dengan return 8,32%, serta Sucorinvest Sharia Sustainability Equity Fund yang mencatatkan return 40,01%. Produk dengan kinerja tertinggi adalah Sucorinvest Sharia Equity Fund yang mencapai 47,22% dalam satu tahun.

Disclaimer: Artikel ini tidak mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Sucorinvest tidak bertanggung jawab atas segala keuntungan atau kerugian yang mungkin timbul dari keputusan investasi yang diambil.