Jakarta — Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, atau yang akrab disapa JK, baru-baru ini dikabarkan tengah melakukan perjalanan ke Iran. Namun, kabar tersebut langsung dibantah oleh Juru Bicara JK, Husain Abdullah. Menurut Husain, video yang beredar di media sosial yang menunjukkan JK berada di dalam pesawat tidak mencerminkan kebenaran.
Husain menegaskan bahwa saat ini JK sedang berada dalam rangka menghadiri serangkaian acara dialog mengenai perdamaian yang diselenggarakan di beberapa negara ASEAN antara tanggal 25 hingga 28 Maret 2026. “Pak JK tidak ke Teheran, tetapi ke beberapa negara ASEAN untuk menghadiri undangan dialog tentang perdamaian. Dia didampingi oleh Prof. Hamid Awaludin,” ujarnya ketika dihubungi pada Kamis (26/3/2026).
PMI Siapkan Bantuan Kemanusiaan untuk Iran
Sementara itu, Husain juga mengklarifikasi bahwa organisasi yang akan melakukan perjalanan ke Iran dalam misi kemanusiaan adalah Palang Merah Indonesia (PMI). Organisasi yang dipimpin oleh JK ini saat ini tengah mempersiapkan pengiriman bantuan berupa obat-obatan yang dijadwalkan akan dikirimkan ke Iran pada awal April 2026.
“Secara terpisah, PMI memang sedang mempersiapkan pengiriman bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan ke Iran, awal April depan,” tambahnya. Husain menekankan bahwa pengiriman bantuan dari PMI ini tidak ada hubungannya dengan agenda kunjungan JK ke negara-negara ASEAN.
Ketegangan di Timur Tengah dan Dampaknya
Perlu dicatat bahwa ketegangan yang terjadi di Timur Tengah, khususnya antara Amerika Serikat dan Iran, berpotensi berdampak pada stabilitas kawasan dan ekonomi Indonesia. Jusuf Kalla, dalam beberapa kesempatan, telah menyampaikan keprihatinannya terkait dampak krisis ini, termasuk kemungkinan kenaikan harga minyak yang dapat mempengaruhi logistik di Indonesia.
“Kenaikan harga minyak dan gangguan terhadap logistik bisa terjadi akibat ketegangan yang terus berlanjut antara AS dan Iran. Ini tentunya akan berdampak pada perekonomian kita,” ungkap JK. Hal ini menegaskan bahwa meskipun dia tidak melakukan perjalanan ke Iran, situasi di negara tersebut tetap menjadi perhatian serius bagi Indonesia.
Kesimpulan
Kunjungan Jusuf Kalla ke negara-negara ASEAN untuk dialog perdamaian menunjukkan komitmen Indonesia dalam berkontribusi terhadap stabilitas dan keamanan kawasan. Di saat yang sama, misi kemanusiaan PMI ke Iran menunjukkan kepedulian Indonesia terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di sana. Meskipun tidak terbang ke Iran, perhatian JK terhadap situasi di Timur Tengah dan dampaknya bagi Indonesia tetap penting untuk diperhatikan.
