KAQI Targetkan Pertumbuhan Pendapatan 20% Saat Mudik Lebaran

JAKARTA – PT Jantra Grupo Indonesia Tbk. (KAQI), emiten terkemuka di sektor perbaikan kaki-kaki mobil di Indonesia, menargetkan pertumbuhan pendapatan harian hingga 20% selama momen mudik Lebaran 2026. Direktur Utama sekaligus Founder, Imam Sujono, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah kendaraan yang dilayani serta pendapatan yang meningkat secara musiman menjadi indikasi positif bagi perusahaan.

“Kami dapat melayani para pemudik dengan cabang yang semakin banyak, dan berbagai strategi pemasaran yang tepat,” kata Imam Sujono dalam siaran pers yang dirilis pada Senin (16/3/2026).

Peningkatan Pendapatan Sejarah

Melihat catatan historis, pada Lebaran 2023, KAQI berhasil melayani 20.985 mobil dengan total pendapatan mencapai Rp50 miliar. Angka ini meningkat pada tahun berikutnya, di mana pada Lebaran 2024, perusahaan melayani 23.646 unit mobil dan meraih pendapatan sebesar Rp57,5 miliar. Layanan servis KAQI terus menunjukkan tren positif dengan 28.336 unit mobil yang dilayani pada 2025, yang otomatis juga mengerek pertumbuhan pendapatan.

Optimisme untuk 2026

Imam Sujono menambahkan bahwa berdasarkan proyeksi kinerja 2025, dengan berbagai strategi bisnis yang agresif dan efisiensi operasional yang tinggi, KAQI optimis dapat mengalami lompatan signifikan dalam pencapaian pendapatan, yang diperkirakan akan meningkat antara 30% hingga 40%.

“Namun, kami masih menunggu laporan keuangan versi audited yang akan disampaikan kepada regulator, masyarakat, dan investor dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Prospek Bisnis yang Cerah

Imam juga menyampaikan optimisme terhadap prospek bisnis KAQI di tahun 2026 seiring dengan kebangkitan sektor otomotif di Indonesia. Penjualan mobil di dalam negeri menunjukkan perbaikan signifikan pada awal 2026, dengan pertumbuhan wholesales (dari pabrik ke dealer) mencapai 22,1% pada Februari 2026, yakni 81.159 unit dibandingkan Januari 2026.

Dari sisi tahunan, penjualan pada Februari 2026 mengalami peningkatan sebesar 12,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh pameran otomotif serta persiapan menjelang Ramadan dan Lebaran. Target penjualan mobil secara keseluruhan pada 2026 diperkirakan mencapai 850.000 unit.

“Dari pertumbuhan di sektor otomotif ini dan tingginya permintaan untuk perbaikan kendaraan, kami berharap dapat menikmati berkah bagi perusahaan kami,” tutupnya.