Kemenkeu Optimis Stabilitas Yield SBN di Tengah Konflik Global

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa kinerja pasar Surat Berharga Negara (SBN) tetap kuat dan terjaga, walaupun saat ini dunia menghadapi ketidakpastian yang meningkat akibat konflik di Timur Tengah. Konflik ini telah membuat investor meminta imbal hasil yang lebih tinggi, namun Kemenkeu percaya bahwa pasar SBN Indonesia dapat bertahan di tengah tekanan tersebut.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Suminto, menyatakan bahwa kondisi global saat ini memang memberikan tantangan bagi pergerakan imbal hasil SBN. Tekanan ini juga dirasakan oleh instrumen keuangan lain, seperti pasar saham dan nilai tukar rupiah. Namun, Suminto menggarisbawahi bahwa meskipun ada fluktuasi, pergerakan yield SBN cukup terkendali.

Kondisi Yield SBN Terkini

Dalam konferensi pers mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dilaksanakan pada Rabu (11/3/2026), Suminto menjelaskan bahwa yield SBN tenor 10 tahun saat ini berada di level 6,52%, sementara yield US Treasury (UST) tenor 10 tahun tercatat di posisi 4,09%. Sejak awal tahun, yield SBN mengalami peningkatan sebesar 55 basis poin (bps).

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menambahkan bahwa pemerintah terus memantau indikator selisih imbal hasil (spread) antara SBN bertenor 10 tahun dan UST yang sejenis. Indikator ini sangat penting untuk mengukur kepercayaan investor global terhadap perekonomian Indonesia. Saat ini, spread berada di sekitar 243 basis poin (bps), yang menunjukkan kepercayaan yang relatif baik.

Perbandingan dengan Negara Berkembang Lainnya

Spread obligasi Indonesia yang berada di level 243 bps ini tergolong rendah jika dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya. Misalnya, Brasil memiliki spread sebesar 964 bps, Kolombia 891 bps, Meksiko 484 bps, Afrika Selatan 437 bps, dan India 252 bps. Ini menunjukkan bahwa kinerja pasar SBN Indonesia tetap kompetitif di tengah ketidakpastian global.

Kemenkeu berkomitmen untuk terus menerapkan strategi pengelolaan utang dan kas yang dinamis agar biaya dana tetap efisien. “Kami berusaha untuk mempertahankan spread di sekitar 240 basis poin sebagai indikasi bahwa kami memiliki kepercayaan tinggi dalam pengelolaan ekonomi,” tutup Suahasil.

Dampak Terhadap Ekonomi Indonesia

Dalam konteks ekonomi Indonesia, stabilitas yield SBN sangat penting. Hal ini berkaitan erat dengan kepercayaan investor, yang dapat mempengaruhi aliran investasi asing dan kestabilan ekonomi secara keseluruhan. Jika pasar SBN mampu bertahan dan menunjukkan ketahanan, maka akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia di masa depan.

Di tengah situasi global yang penuh tantangan, optimisme yang ditunjukkan oleh Kemenkeu ini menjadi sinyal positif bagi para pelaku pasar dan investor. Stabilitas pasar obligasi domestik dapat menjadi landasan bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik ke depannya.

Kesimpulan

Kemenkeu menunjukkan keyakinan bahwa meskipun ada tekanan dari ketidakpastian global dan konflik yang sedang berlangsung, yield SBN Indonesia tetap terjaga dengan baik. Dengan pengelolaan yang tepat dan komitmen untuk menjaga stabilitas, diharapkan pasar SBN Indonesia dapat terus menarik minat investor, yang pada gilirannya akan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Rugi Bersih GOTO Turun 77% Jadi Rp1,18 Triliun di 2025

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp1,18 triliun sepanjang tahun 2025, menunjukkan penurunan signifikan sebesar 77% dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp5,15 triliun. Penurunan rugi ini mencerminkan perbaikan kinerja keuangan perusahaan meskipun masih menanggung kerugian.

Dalam laporan keuangan yang dirilis, GOTO berhasil meraih pendapatan bersih sebesar Rp18,32 triliun, meningkat 15,27% dibandingkan dengan pendapatan tahun 2024 yang sebesar Rp15,89 triliun. Peningkatan pendapatan ini menjadi salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap penurunan rugi bersih.

Direktur Utama GOTO, Hans Patuwo, menyatakan bahwa perusahaan telah berhasil melampaui pedoman EBITDA yang disesuaikan untuk tahun 2025 yang dipatok antara Rp1,8 triliun hingga Rp1,9 triliun. Selain itu, GOTO juga menetapkan target EBITDA untuk tahun 2026 yang diproyeksikan meningkat sebesar 59-69% menjadi Rp3,2 triliun hingga Rp3,4 triliun.

Hans menjelaskan, “Kami mencatatkan kinerja yang kuat di kuartal IV/2025, dengan GTV inti meningkat 49% secara tahunan dan EBITDA yang disesuaikan mencapai Rp2 triliun, melampaui pedoman yang telah ditetapkan.”

Dengan terus meningkatnya momentum ini, GOTO optimis bahwa pertumbuhan laba akan berlanjut, terutama dalam lini bisnis Financial Technology dan On-Demand Services sepanjang tahun 2026. Untuk unit usaha On-Demand Services, GOTO memperkirakan pertumbuhan pendapatan yang lebih kuat pada paruh kedua tahun ini.

“Kami akan fokus memberikan solusi sesuai kebutuhan konsumen, baik di segmen affluent maupun mass market, serta terus berinvestasi pada kapabilitas utama,” tambahnya.

Direktur Keuangan GOTO, Simon Ho, juga mengungkapkan bahwa kinerja perusahaan mencerminkan keberhasilan yang berkelanjutan dalam meningkatkan pendapatan dan profitabilitas. “Kami kembali mencetak rekor EBITDA yang disesuaikan, berkat peningkatan pendapatan bersih dan disiplin biaya,” ungkapnya.

Simon menambahkan bahwa GOTO mencatatkan peningkatan arus kas bebas yang menunjukkan penguatan fundamental bisnis dan alokasi modal yang efektif. “Kinerja setahun penuh ini menjadi fondasi solid untuk pertumbuhan berkelanjutan dan profitabilitas di tahun 2026,” tuturnya.

Untuk tahun 2026, GOTO memperkirakan EBITDA yang disesuaikan berada di kisaran Rp3,2 triliun hingga Rp3,4 triliun. Rinciannya, EBITDA yang disesuaikan untuk unit usaha Fintech diperkirakan berada di antara Rp1,4 triliun hingga Rp1,5 triliun, sementara untuk unit usaha On-Demand Services diperkirakan berkisar antara Rp1,7 triliun hingga Rp1,8 triliun.

Dari data yang diperoleh, terlihat jelas bahwa meskipun GOTO masih mencatatkan rugi, langkah-langkah yang diambil perusahaan menunjukkan optimisme dan potensi pertumbuhan yang signifikan di masa mendatang. Ini menjadi hal yang penting untuk dicermati oleh para investor dan pemangku kepentingan di Indonesia, terutama di tengah persaingan ketat di industri teknologi dan layanan keuangan.

Kesimpulan: GOTO menunjukkan perbaikan yang menggembirakan dalam laporan keuangannya untuk tahun 2025, dengan penurunan rugi bersih yang signifikan dan peningkatan pendapatan yang positif. Proyeksi EBITDA yang optimis untuk tahun 2026 memberi harapan akan pertumbuhan yang lebih baik di masa mendatang.

Realisasi Utang Februari 2026 Turun 25,8%, Minat Investor Menipis

Jakarta, Bisnis.com — Pemerintah Indonesia mencatat realisasi pembiayaan utang mencapai Rp185,3 triliun hingga 28 Februari 2026. Angka ini setara dengan 22,3% dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp832,2 triliun untuk tahun ini. Sayangnya, realisasi ini mengalami penurunan signifikan sebesar 25,8% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, di mana realisasi utang tercatat sebesar Rp249,9 triliun.

Pantauan Terhadap Pasar Keuangan

Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau kondisi pasar keuangan dalam pelaksanaan pembiayaan utang. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk konflik geopolitik yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang mungkin memengaruhi pasar keuangan global.

“Strategi pembiayaan kami lakukan secara antisipatif untuk memastikan ketersediaan kas tetap memadai dan menjaga fleksibilitas dalam menghadapi dinamika pasar,” ungkap Juda dalam konferensi pers APBN Kita yang diadakan pada Rabu (11/3/2026).

Pendanaan Melalui Surat Berharga Negara

Juda menjelaskan bahwa mayoritas pembiayaan utang berasal dari pendanaan pasar surat berharga negara (SBN). Ia mengklaim bahwa kondisi pasar SBN masih dalam keadaan cukup baik. Rata-rata bid to cover ratio untuk lima penerbitan surat utang negara (SUN) di tahun ini tercatat sebesar 2 kali terhadap target lelang, meskipun turun dari tahun lalu yang berada di level 2,3 kali. Sementara itu, untuk empat penerbitan surat berharga syariah negara (SBSN), rata-rata bid to cover ratio meningkat menjadi 3,1 kali dari 2 kali tahun lalu.

“Hal ini menunjukkan bahwa minat dan kepercayaan investor terhadap fundamental perekonomian kita masih terjaga meskipun ada ketidakpastian di pasar keuangan global,” tambahnya.

Dampak Penurunan Realisasi Utang

Penurunan realisasi utang sebesar 25,8% ini tentu memberikan dampak terhadap defisit anggaran negara. Sebagai informasi, pada bulan Februari 2026, defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) telah mencapai Rp135,7 triliun, yang mengalami lonjakan sebesar 342,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan adanya tantangan besar dalam pengelolaan keuangan negara di tengah kondisi perekonomian yang fluktuatif.

Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia ini juga menegaskan bahwa pemenuhan pembiayaan utang tetap sesuai target, dengan tetap memperhatikan cost of fund yang efisien serta mitigasi risiko dan tata kelola yang baik. Meski demikian, pembiayaan utang sebesar Rp185,3 triliun pada akhir Februari 2026 menurun 26% jika dibandingkan dengan realisasi periode yang sama tahun lalu.

Kesimpulan

Dengan realisasi utang yang menurun, pemerintah harus berupaya lebih keras dalam menjaga stabilitas keuangan dan kepercayaan investor. Kondisi ini menuntut adanya strategi yang lebih matang untuk mengelola anggaran dan memastikan keseimbangan antara pendapatan dan belanja negara. Seiring dengan perkembangan kondisi global yang tidak menentu, kebijakan-kebijakan yang adaptif dan responsif akan sangat diperlukan untuk menjaga kestabilan perekonomian nasional.

Program KIP Kuliah 2026: Cara Daftar dan Fasilitas Mahasiswa

JAKARTA – Pemerintah Indonesia kembali membuka program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2026 sebagai dukungan untuk siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Program ini bertujuan agar mereka dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa khawatir akan biaya.

Program KIP Kuliah memberikan bantuan pendidikan yang mencakup biaya kuliah hingga biaya hidup bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria. Calon mahasiswa dapat memanfaatkan KIP Kuliah jika diterima di perguruan tinggi penyelenggara melalui berbagai jalur seleksi, seperti SNBP, SNBT, dan jalur mandiri. Selain itu, Kementerian Agama juga menyediakan program serupa untuk perguruan tinggi keagamaan.

Kampus Penyelenggara KIP Kuliah

Tidak semua perguruan tinggi di Indonesia terlibat dalam program KIP Kuliah. Program ini hanya berlaku di kampus yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai penyelenggara. Beberapa institusi yang tidak termasuk dalam program ini meliputi:

  • Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes
  • Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN
  • Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS)
  • Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
  • Kampus kedinasan dan perguruan tinggi di bawah Kementerian Kesehatan

Syarat Penerima KIP Kuliah 2026

Untuk dapat mendaftar sebagai penerima KIP Kuliah, calon mahasiswa harus memenuhi beberapa persyaratan utama, antara lain:

  • Lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat pada tahun 2024, 2025, atau 2026.
  • Lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui SNBP, SNBT, atau jalur mandiri di kampus penyelenggara.
  • Memiliki potensi akademik yang baik namun berasal dari keluarga kurang mampu.
  • Memiliki NISN, NIK, dan NPSN yang valid.
  • Belum pernah menerima KIP Kuliah sebelumnya.
  • Bukan mahasiswa paruh waktu.
  • Tidak sedang menerima beasiswa lain dari APBN, APBD, atau sumber pendidikan lainnya.

Ketentuan Ekonomi Pendaftar

Calon penerima juga harus memenuhi kriteria ekonomi minimal salah satu dari berikut:

  • Memegang KIP aktif tahun 2025 atau 2026.
  • Terdaftar sebagai penerima PKH, BPNT, atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
  • Terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1-5.
  • Berasal dari panti asuhan atau panti sosial.
  • Penghasilan gabungan orang tua maksimal Rp4 juta per bulan.

Prioritas Penerima KIP Kuliah

Pemerintah memberikan prioritas kepada calon mahasiswa yang berasal dari:

  • Wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) termasuk Papua.
  • Anak pekerja migran Indonesia (TKI).
  • Daerah terdampak bencana alam.
  • Penyandang disabilitas.

Namun, siswa dengan orang tua yang berprofesi sebagai PNS, TNI/Polri, ASN, kepala desa, anggota DPR/DPRD, atau karyawan dengan penghasilan di atas UMP/UMR umumnya tidak termasuk dalam kategori penerima.

Fasilitas yang Didapat Penerima KIP Kuliah

Mahasiswa yang dinyatakan sebagai penerima KIP Kuliah akan mendapatkan sejumlah bantuan pendidikan, antara lain:

  • Pembebasan biaya kuliah yang dibayarkan langsung ke perguruan tinggi.
  • Bantuan biaya hidup yang disesuaikan dengan tingkat kemahalan wilayah.
  • Pembebasan biaya pendaftaran UTBK-SNBT bagi peserta yang memenuhi syarat.

Bantuan biaya hidup yang diterima berkisar antara Rp700.000 hingga Rp1,4 juta per bulan, tergantung pada klaster wilayah dan akreditasi program studi.

Jangka Waktu Pemberian KIP Kuliah

Bantuan KIP Kuliah diberikan sesuai jenjang pendidikan dengan batas maksimal sebagai berikut:

  • Sarjana/Diploma IV: maksimal 8 semester.
  • Diploma III: maksimal 6 semester.
  • Diploma II: maksimal 4 semester.
  • Diploma I: maksimal 2 semester.

Program profesi juga mendapatkan bantuan yang serupa.

Dengan adanya program KIP Kuliah 2026, diharapkan semakin banyak siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi, memperkuat daya saing sumber daya manusia di Indonesia.

10 Ruas Tol Fungsional Gratis untuk Mudik Lebaran 2026

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia telah mengumumkan bahwa sebanyak 10 ruas jalan tol fungsional akan dibuka tanpa biaya selama periode mudik Lebaran 2026. Dengan total panjang mencapai 291,13 kilometer, pembukaan ruas tol ini bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas kendaraan saat libur Lebaran yang biasanya menjadi momen tersibuk bagi para pemudik.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa ruas-ruas tol tersebut tersebar di beberapa pulau, termasuk Sumatra, Jawa, hingga Kalimantan. Hal ini diharapkan dapat membantu kelancaran perjalanan masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga mereka.

Rincian 10 Ruas Tol Fungsional

Dalam rapat dengan Komisi V DPR RI yang berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026, Dody merincikan sepuluh ruas tol yang akan beroperasi fungsional. Berikut adalah rinciannya:

1. Pulau Sumatra

  • Sigli–Banda Aceh: Sepanjang 24,67 km pada Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum), dibuka dua jalur untuk semua jenis kendaraan.
  • Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat: Sepanjang 12,86 km pada Seksi 4 (IC Sinaksak–IC Simpang Panei), juga dibuka untuk dua jalur kendaraan.
  • Palembang–Betung: Sepanjang 53,2 km yang mencakup Seksi 1 (Kramasan–Gandus), Seksi 2 (Gandus–Sungai Rengas), dan Seksi 3 serta 4 dari Sungai Rengas hingga Pulau Rimau–Pangkalan Balai.

2. Pulau Jawa Barat

  • Serang–Panimbang: Sepanjang 24,17 km pada Seksi 2 (Rangkasbitung–Cileles), dibuka satu jalur satu arah untuk kendaraan non-bus.
  • Ciawi–Sukabumi: Sepanjang 4,97 km pada Seksi 3 (Cibadak–Akses Karangtengah), juga dibuka satu jalur satu arah untuk kendaraan non-bus.
  • Jakarta–Cikampek II Selatan: Sepanjang 52 km yang mencakup beberapa seksi, dioperasikan fungsional sesuai dengan kebijakan kepolisian.

3. Pulau Jawa Tengah dan Yogyakarta

  • Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo: Sepanjang 12,23 km pada Seksi 1 Paket 1.2B (Prambanan–Purwomartani), difungsikan satu jalur satu arah untuk kendaraan non-bus saat arus balik Lebaran.
  • Yogyakarta–Bawen: Sepanjang 4,98 km pada Seksi 6 (SS Ambarawa–JC Bawen), dibuka satu jalur satu arah untuk kendaraan golongan I non-bus.

4. Pulau Jawa Timur

  • Probolinggo–Banyuwangi: Sepanjang 49,68 km yang mencakup beberapa seksi, dengan sebagian dibuka untuk dua jalur semua kendaraan dan sebagian lainnya khusus untuk kendaraan golongan I non-bus.

5. Akses Tol IKN

  • Akses Tol IKN: Sepanjang 52,37 km yang terdiri dari beberapa seksi, difungsikan untuk mengakomodasi kendaraan dari arah Balikpapan menuju Jalan Tol Balikpapan–Samarinda.

Dampak bagi Masyarakat

Pembukaan ruas tol fungsional ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang sering terjadi saat mudik Lebaran, memberikan kenyamanan bagi pemudik dan mempercepat waktu tempuh perjalanan. Dengan adanya akses tol yang lebih banyak, diharapkan masyarakat dapat merayakan momen Lebaran dengan lebih tenang dan lancar.

Kementerian PU juga menekankan pentingnya persiapan infrastruktur agar dapat memenuhi kebutuhan pemudik dengan baik. Ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan jalan raya di Indonesia, terutama menjelang periode liburan yang sangat dinantikan.

Kesimpulan

Dengan dibukanya 10 ruas tol fungsional gratis selama mudik Lebaran 2026, diharapkan arus lalu lintas dapat berjalan lebih lancar dan pemudik dapat merasakan perjalanan yang lebih nyaman. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur transportasi di Indonesia.

Mercedes Siap Dominasi F1 2026 Usai Podium 1-2 di GP Australia

Jakarta – Tim Formula 1 (F1) Mercedes menunjukkan keyakinan untuk kembali merajai kompetisi F1 di musim 2026 setelah meraih hasil impresif dengan menempati podium 1-2 pada balapan perdana di Grand Prix Australia yang berlangsung Minggu lalu. Duo pembalap Mercedes, George Russell dan Kimi Antonelli, berhasil menyelesaikan balapan di posisi teratas, mengalahkan pasangan pembalap Ferrari yang menempati urutan ketiga dan keempat.

Kepala Tim Mercedes, Toto Wolff, mengungkapkan kepuasan tim atas performa yang ditunjukkan di Australia. Menurutnya, hasil ini membuktikan bahwa tim Mercedes mampu bersaing secara kompetitif untuk merebut gelar juara dunia F1 musim ini. “Ada begitu banyak kepuasan bagi saya di tim saat ini. Sebelumnya kami memiliki kemenangan beruntun dengan delapan kejuaraan dan kemudian setelahnya memasuki tahun yang sulit,” kata Wolff, seperti dilansir dari laman resmi F1 pada Selasa (10/3/2026).

Dominasi Mercedes di Masa Lalu

Mercedes dikenal sebagai raja F1 pada awal regulasi baru di tahun 2014, di mana mereka berhasil meraih 16 kemenangan dari total 19 balapan. Tim ini terus mendominasi kejuaraan dunia tim hingga tahun 2020 dengan mobil W11 yang sensasional, yang memenangkan 13 dari 17 balapan serta satu gelar juara tim di tahun 2021. Namun, pada era Ground Effect antara 2022 dan 2025, Mercedes mengalami kesulitan untuk bersaing, terpaksa tunduk di bawah dominasi Red Bull.

Perkembangan Positif Menuju Musim 2026

Memasuki era regulasi baru di F1 2026, Mercedes menunjukkan perkembangan yang positif terutama dalam hal mesin (power unit) yang kini unggul dibandingkan pabrikan lain. Meskipun demikian, Toto Wolff menekankan perlunya evaluasi mendalam terkait penggunaan sistem baterai baru yang cukup rumit dalam regulasi 2026. “Kekhawatiran yang kami alami adalah dalam hal pertarungan di trek. Walaupun dorongan untuk salip-menyalip sangat menarik untuk ditonton, namun tantangan energi yang kami hadapi cukup besar,” tambah Wolff.

Dampak Bagi Pecinta F1 di Indonesia

Bagi pecinta Formula 1 di Indonesia, performa Mercedes di awal musim 2026 menjadi berita gembira. Tim yang telah banyak dikenal dan dicintai ini kembali menunjukkan potensi mereka untuk bersaing di level tertinggi. Kesuksesan ini tidak hanya memberikan harapan bagi penggemar Mercedes, tetapi juga menunjukkan bahwa kompetisi F1 semakin ketat dan menarik untuk diikuti.

Kesimpulan

Dengan podium 1-2 yang diraih di GP Australia, Mercedes kembali menunjukkan taring mereka di F1. Dengan kesiapan dan evaluasi yang dilakukan, tim ini berharap bisa kembali bersinar dalam memperebutkan gelar juara dunia, menjadikannya salah satu tim yang patut diperhatikan dalam musim 2026. Balapan berikutnya di GP China yang berlangsung dari 13 hingga 15 Maret 2026 akan menjadi kesempatan bagi Mercedes untuk membuktikan kekuatan mereka lebih lanjut.

Purbaya: Hati-Hati Rombak APBN di Tengah Gejolak Ekonomi

JAKARTA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pemerintah harus berhati-hati dalam merombak Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah lonjakan harga minyak dan penurunan nilai tukar rupiah. Pernyataan ini disampaikan Purbaya setelah dirinya dipanggil oleh Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (10/3/2026) di Istana Negara.

Purbaya menyebutkan bahwa pemanggilan tersebut bertujuan untuk membahas langkah-langkah antisipatif terkait dampak dari kondisi geopolitik global yang tengah berlangsung. Ia menggarisbawahi bahwa selama fondasi ekonomi negara tetap baik, pemerintah akan lebih mudah mengatasi dampak yang timbul dari gejolak geopolitik.

“Pemerintah berkomitmen untuk memastikan likuiditas uang di sistem tetap cukup, dan Bank Indonesia (BI) akan tetap menjaga kebijakan moneternya,” tegas Purbaya. Ia juga menambahkan bahwa subsidi bahan bakar minyak (BBM) saat ini masih dalam kondisi aman meskipun harga minyak telah mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir.

“Kenaikan harga minyak baru terjadi beberapa hari, jadi kami rasa belum saatnya untuk melakukan perubahan anggaran,” lanjutnya. Ia menjelaskan bahwa pemerintah memerlukan waktu untuk menganalisis dampak dari fluktuasi harga minyak dan pergerakan nilai tukar rupiah sebelum mengambil keputusan terkait perombakan APBN.

“Kami harus lebih hati-hati dalam merespons APBN dibandingkan dengan respons terhadap harga saham. APBN menjadi pedoman bagi arah kebijakan pemerintah selama satu tahun ke depan,” tambah Purbaya.

Ia menekankan pentingnya memastikan arah fluktuasi harga minyak dan nilai tukar rupiah sebelum memutuskan langkah-langkah selanjutnya. “Setelah arah pergerakan harga sudah jelas, baru kami bisa mengantisipasi dan menentukan berapa harga yang akan digunakan,” kata Purbaya.

Purbaya juga mengungkapkan bahwa akan ada evaluasi lebih lanjut setelah melihat perkembangan selama sebulan ke depan sebelum mempertimbangkan perubahan pada APBN Perubahan (APBN-P) 2026.

Sementara itu, pada Senin (9/3/2026), harga minyak mentah Brent tercatat melonjak hingga 23,9% menjadi US$116,1 per barel, yang merupakan reaksi pasar terhadap ketegangan geopolitik. Di sisi lain, nilai tukar rupiah terpantau melemah, menembus batas psikologis Rp17.000 per dolar AS pada saat yang sama.

Dampak untuk Indonesia

Gejolak harga minyak dan nilai tukar yang tidak stabil dapat berdampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia, yang masih bergantung pada impor energi. Kenaikan harga minyak berpotensi meningkatkan inflasi dan mempengaruhi daya beli masyarakat. Di sisi lain, pelemahan rupiah dapat memicu biaya impor yang lebih tinggi, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi berbagai sektor, termasuk transportasi dan makanan.

Pemerintah perlu merespons dengan kebijakan yang tepat agar dampak negatif ini dapat diminimalisir. Dalam konteks ini, komunikasi yang jelas dan transparan kepada publik juga sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.

Kesimpulan

Purbaya Yudhi Sadewa menekankan perlunya kehati-hatian dalam merombak APBN di tengah kondisi yang tidak menentu ini. Dengan menganalisis secara cermat dampak dari fluktuasi harga minyak dan nilai tukar, diharapkan pemerintah dapat mengambil keputusan yang bijak demi stabilitas ekonomi Indonesia.

Penjualan Honda Meningkat di Februari 2026, Brio Dominasi

Bisnis otomotif di Indonesia kembali menunjukkan tren positif. PT Honda Prospect Motor (HPM), pabrikan kendaraan asal Jepang, melaporkan kenaikan penjualan yang signifikan pada Februari 2026. Model andalan mereka, Honda Brio, menjadi faktor utama dalam pencapaian ini.

Kenaikan Penjualan Honda

Yusak Billy, Direktur Sales & Marketing dan After Sales HPM, menjelaskan bahwa secara tradisional, menjelang Lebaran, terjadi lonjakan pembelian kendaraan. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan masyarakat untuk mudik ke kampung halaman. “Salah satu pendorong utama kenaikan penjualan pada bulan Februari adalah meningkatnya kebutuhan mobilitas konsumen menjelang periode mudik,” ungkap Billy.

Selain itu, peluncuran sejumlah model baru pada awal tahun juga turut berkontribusi terhadap peningkatan penjualan Honda. Beberapa produk yang mendapatkan penyegaran di ajang IIMS 2026 meliputi Honda BR-V N7X, CR-V Hybrid, WR-V, hingga varian terbaru dari Brio Satya.

Data Penjualan Bulan Februari

Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi mobil Honda secara wholesales mencapai 5.385 unit pada Februari 2026. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 34% dibandingkan Januari 2026 yang hanya 4.016 unit. Di sisi lain, penjualan ritel dari dealer ke konsumen tercatat sebanyak 4.688 unit, meningkat 10,74% dibanding bulan sebelumnya.

Kontribusi Model Terlaris

Billy menambahkan bahwa Honda Brio dan Honda HR-V masih menjadi dua model yang paling berkontribusi terhadap penjualan Honda secara keseluruhan. “Pada Februari 2026, Honda Brio menyumbang lebih dari 50% dari total penjualan, termasuk varian Brio Satya S CVT. Sementara itu, Honda HR-V berkontribusi sekitar 20%,” jelasnya.

Honda berkomitmen untuk terus menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Tahun ini, mereka berencana memperkenalkan tiga model elektrifikasi baru, sejalan dengan visi perusahaan untuk mengedepankan teknologi ramah lingkungan tanpa mengorbankan karakter berkendara khas Honda. “Kami juga fokus pada peningkatan layanan penjualan dan purna jual untuk memberikan nilai lebih bagi konsumen,” tambahnya.

Tren Penjualan Mobil Nasional

Secara keseluruhan, penjualan mobil di Indonesia pada dua bulan pertama tahun 2026 mencapai 147.631 unit, mengalami kenaikan 9,9% dibandingkan tahun lalu yang hanya 134.299 unit. Penjualan ritel pada Januari hingga Februari 2026 juga menunjukkan peningkatan, dengan total penjualan mencapai 145.228 unit, naik 8,45% dari 133.901 unit di tahun sebelumnya.

Kesimpulan

Kenaikan penjualan Honda pada Februari 2026 menunjukkan optimisme pasar otomotif di Indonesia. Dengan model Brio yang terus mendominasi dan rencana peluncuran produk baru, Honda tampaknya siap untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat di industri otomotif tanah air. Langkah-langkah strategis yang diambil perusahaan ini diharapkan dapat memenuhi harapan konsumen dan mendongkrak penjualan lebih lanjut dalam waktu dekat.

Menteri Keuangan Rotasi 1.585 Pegawai, 44 Eselon II Dilantik

Jakarta, Bisnis.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan rotasi terhadap 1.585 pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada Selasa sore, 10 Maret 2026. Dari jumlah tersebut, 44 di antaranya merupakan pejabat eselon II.

Purbaya menyatakan bahwa perombakan ini bukan sekadar proses administratif, melainkan juga mengandung tanggung jawab baru yang diemban oleh para pejabat. “Jabatan yang saudara pegang bukan sekadar jabatan birokrasi, ini posisi yang ikut menentukan ketahanan fiskal negara,” ujar Purbaya saat pengarahan setelah pelantikan di Gedung Dhanapala, Kemenkeu, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menekankan pentingnya peran pejabat Kemenkeu dalam menjaga kekuatan fiskal negara. Ia mengingatkan bahwa stabilitas fiskal berpengaruh langsung terhadap kestabilan ekonomi, kelancaran pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Jika kita gagal menjaga fiskal negara, maka yang dirugikan bukan hanya kementerian, tetapi juga rakyat. Jika tidak ditangani dengan baik, stabilitas NKRI bisa terganggu,” tambah Purbaya.

Purbaya, yang sebelumnya menjabat sebagai ketua dewan komisioner Lembaga Penjamin Simpanan, merasa bahwa banyak pejabat yang belum sepenuhnya menyadari tanggung jawab mereka sebagai penjaga kedaulatan negara. Oleh karena itu, ia menitipkan tugas berat ini kepada para pejabat baru yang dilantik.

Daftar Pejabat Eselon II yang Dilantik

Berikut ini adalah 44 pejabat eselon II yang dilantik oleh Purbaya:

A. Sekretariat Jenderal

  • Bambang Juli Istanto – Kepala Biro Sumber Daya Manusia
  • Emmanuel Agust Hartono – Kepala Biro Manajemen Barang Milik Negara dan Pengadaan
  • Ferry Ardiyanto – Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan
  • Deny Agung Pribadi – Tenaga Pengkaji Bidang Pengelolaan Kekayaan Negara
  • Arinto Setyo Mulyawan – Tenaga Pengkaji Bidang Perencanaan Strategik

B. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

  • Djanurindro Wibowo – Direktur Keberatan dan Banding
  • Galih Elham Setiawan – Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan dan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai
  • M. Rizki Baidillah – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Aceh
  • Bier Budy Kismulyanto – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Bagian Barat

C. Direktorat Jenderal Perbendaharaan

  • Adnan Wimbyarto – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau
  • Muhamad Mufti Arkan – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung
  • Tjahjo Purnomo – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur
  • Supendi – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali
  • Hari Utomo – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan
  • Syakran Rudy – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat
  • Arie Suwandani Wiwit Warastuti – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Gorontalo
  • Wahyu Prihantoro – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Utara

D. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara

  • Edih Mulyadi – Direktur Penilaian
  • Syukriah HG – Direktur Lelang
  • Rahayu Puspasari – Direktur Transformasi dan Sistem Informasi
  • R. Ay. Indriasari Sundoro – Tenaga Pengkaji Harmonisasi Kebijakan
  • Suroso – Tenaga Pengkaji Restrukturisasi, Privatisasi, dan Efektivitas Kekayaan Negara Dipisahkan
  • Rachmat Kurniawan – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Aceh
  • Jose Arif Lukito – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Riau, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau
  • Windraty Ariane Siallagan – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Lampung dan Bengkulu
  • Kusuma Santi Wahyuningsih – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Banten
  • Dudung Rudi Hendratna – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Jawa Barat

Rotasi ini diharapkan dapat memperkuat kinerja Kemenkeu dalam menjaga kesehatan fiskal negara, yang merupakan kunci untuk menciptakan stabilitas ekonomi di Indonesia.

Dua Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Teluk Arab, Tunggu Aman

Dua Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Teluk Arab

JAKARTA — PT Pertamina International Shipping (PIS) mengonfirmasi bahwa dua kapal tanker mereka masih terjebak di Teluk Arab, di tengah ketegangan yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Meskipun situasi ini, PIS memastikan rantai pasokan dan distribusi energi di Indonesia tetap terjaga dengan baik.

Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menjelaskan bahwa dari empat kapal yang beroperasi di Timur Tengah, dua kapal, yaitu PIS Rinjani dan PIS Paragon, telah meninggalkan area konflik. Namun, dua kapal lainnya, VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di Teluk Arab dan menunggu situasi aman untuk keluar melalui Selat Hormuz.

Kondisi Kapal dan Misi Mereka

Vega menambahkan bahwa Kapal Gamsunoro saat ini melayani kargo milik pihak ketiga, sementara VLCC Pertamina Pride sedang dalam misi mengangkut pasokan minyak mentah untuk memenuhi kebutuhan energi domestik. Dia memastikan bahwa kedua kapal tersebut dalam kondisi aman dan terus diawasi secara intensif.

“Rantai pasokan dan distribusi energi tetap solid, baik di perairan internasional maupun domestik, dengan dukungan lebih dari 345 armada kapal yang dikelola oleh Pertamina Group,” ungkapnya. PIS juga berkoordinasi dengan pemerintah untuk menerapkan metode rantai pasokan yang efektif dan aman di tengah situasi yang dinamis.

Upaya Pemerintah dan Dampak Terhadap Distribusi Energi

Dalam upaya menanggulangi situasi ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa evakuasi kapal tanker Pertamina sedang dibahas dalam rapat koordinasi. Pemerintah berusaha melakukan langkah diplomasi agar kedua kapal dapat segera keluar dari area konflik.

Bahlil menegaskan bahwa jalur pelayaran di sekitar Selat Hormuz mengalami gangguan akibat ketegangan di kawasan tersebut. Fenomena ini berdampak pada arus distribusi minyak mentah dan produk energi global, termasuk pengiriman yang menuju Indonesia. “Kita sedang berupaya agar ada cara yang lebih baik untuk mereka bisa dikeluarkan,” ujarnya.

Keselamatan Kru dan Muatan

PIS terus melakukan pemantauan 24 jam secara real-time terhadap posisi armada, kru, dan pekerja. Pihaknya juga menjalin koordinasi dengan otoritas maritim dan pihak berwenang setempat untuk memastikan keselamatan seluruh kru kapal dan muatan yang dibawa. Vega berharap seluruh masyarakat Indonesia memberikan dukungan dan doa dalam situasi yang sulit ini.

Kesimpulan

Situasi yang dihadapi oleh dua kapal tanker Pertamina di Teluk Arab mencerminkan tantangan yang dihadapi sektor energi global akibat ketegangan politik. Upaya pemerintah dan Pertamina untuk memastikan keselamatan dan kelancaran distribusi energi menjadi sangat penting bagi kepentingan nasional. Dengan lebih dari 345 armada yang siap mendukung, Pertamina berkomitmen untuk menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat Indonesia, meskipun dalam kondisi yang menantang.